Beranda Nusantara Lembaga penegak hukum adalah alat yang efektif untuk memadamkan kebakaran hutan

Lembaga penegak hukum adalah alat yang efektif untuk memadamkan kebakaran hutan

Jakarta (ANTARA) – Guru Besar Kehutanan IPB University dan pakar forensik kebakaran hutan prof. Bambang Hero Saharjo menegaskan penegakan hukum merupakan salah satu alat yang efektif untuk memadamkan kebakaran hutan dan lahan di Indonesia.

Dalam diskusi panel di paviliun Indonesia COP-26 United Nations Framework Convention on Climate Change (UNFCCC) pada hari Jumat, Bambang Hiro mengatakan bahwa pengurangan luas kebakaran hutan dan lahan akan berimplikasi pada pencapaian tujuan pengurangan rumah kaca. emisi gas. emisi.

Penegakan hukum satu dari instrumen efektif dalam memerangi kebakaran yang muncul dan termasuk upaya untuk mengurangi emisi gas rumah kaca, ”kata peraih Penghargaan John Maddox Science Prize 2019 atas kegigihannya dalam menggunakan data penelitian untuk melawan kesalahpahaman tentang kebakaran hutan dan lahan.

Bambang menjelaskan, bukti ilmiah dapat mendeteksi kebakaran hutan dan hal ini diharapkan dapat menekan jumlah kasus yang terjadi.

Terkait hal itu, Basuki Wasis, pakar kerusakan lingkungan dan tanah dari IPB University, mengatakan kebakaran hutan dan lahan, misalnya, di lahan gambut, menyebabkan kerusakan lingkungan dan ekonomi.

Basuki mengingatkan, pemulihan penuh, seperti halnya kondisi lainnya, sangat sulit dilakukan, meski pemulihan fungsi masih berlangsung.

“Dari sudut pandang lingkungan, sekali terbakar, semuanya hilang, termasuk amblesan. Yang bisa kita kembalikan adalah fungsinya,” terang sivitas akademika IPB University itu.

Menurut Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), Indonesia mengalami penurunan luas kebakaran hutan dalam beberapa tahun terakhir. Setelah kebakaran di lahan seluas 1,6 juta hektar pada 2019, luas yang terbakar berkurang menjadi 296942 hektar pada 2020 dan 229 978 hektar pada 2021.

Artikel sebelumyaPKC mengusulkan agar biaya pemilu ditanggung oleh negara.
Artikel berikutnyaBea dan Cukai mencegat 10.505 botol minuman keras ilegal dari Singapura