Beranda Hukum Kuasa hukum Giuliari Batubara menilai vonis tersebut mengandung benturan kepentingan

Kuasa hukum Giuliari Batubara menilai vonis tersebut mengandung benturan kepentingan

Artinya, keputusan terakhir dijadikan karpet merah untuk menghukum Pak Giuliari. Itu tidak benar

Jakarta (ANTARA) – Penasihat hukum mantan Menteri Sosial (Mensos) Juliari Batubara, McDeere Ismail, menilai putusan yang dijatuhkan kepada kliennya itu sepenuhnya mengandung konflik kepentingan.

“Menurut saya, keputusan ini sarat dengan konflik kepentingan. Seorang hakim, yang saya ingat betul, telah memutuskan kasus lain yang pertimbangannya sangat mirip dengan pertimbangan ini, seharusnya tidak seperti itu, ”kata McDeere, di Gedung Pusat Pendidikan Antikorupsi PKC, Jakarta, Senin.

Dalam kasus ini, mantan Menteri Sosial Juliari Batubara divonis 12 tahun penjara plus denda Rp 500 juta, ditambah 6 bulan penjara, karena terbukti menerima suap Rp 32,482 miliar dari 109 perusahaan bansos. … … tentang esensi COVID-19 di wilayah Zhabodetabek.

Giuliari juga diminta untuk membayar kompensasi sebesar Rs 14.597.450.000, selain 2 tahun penjara. Dia juga kehilangan hak untuk dipilih ke jabatan publik selama 4 tahun setelah menjalani masa jabatan utamanya.

“Artinya keputusan terakhir ini dijadikan karpet merah untuk menghukum Pak Giuliari. Itu tidak benar, ”kata McDeere.

McDeere juga mengatakan dia tidak mengharapkan hakim untuk mengeluarkan putusan yang lebih keras dari permintaan jaksa KPK (JPU).

“Satu hal yang pasti: vonis melebihi ekspektasi kami karena bagaimanapun, vonis lebih tinggi dari persyaratan. Karena sekitar Rs 29 miliar, hakim tidak pernah menganggap ada lebih dari Rs 8 miliar. Dari untuk perusahaan milik istrinya Mateus Joko Santoso, sepertinya uang itu berasal dari pemasok lain,” kata McDeere.

Selama tahap penyelidikan, tidak ada pemasok yang mengaku mentransfer uang kepada Mateus Joko Santoso sebagai Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) bantuan sembako antara April hingga Oktober 2020, kata McDeere.

“Padahal, keputusan ini tidak berdasarkan fakta pengadilan dan tidak berdasarkan keterangan saksi,” kata McDeere lagi.

McDeere juga mengatakan hukuman 12 tahun itu berat.

“Sulit sekali karena sekarang buktinya Pak Ari (Giuliari) dapat uang. Tak lain adalah pengakuan Mateus Joko dan Adi Vahyono. Di mana barang buktinya disita? Tidak, suap adalah sesuatu, bukan angan-angan “Orang menginginkannya,” kata McDeere.

Namun, McDeere mengatakan Juliari belum memutuskan apakah akan mengajukan banding atas keputusan tersebut.

“Ya nanti kita lihat saja agar hukuman yang lebih berat yang dijatuhkan jangan ditambah seperti ini. Ini disebut keputusan berlebihan, ”kata McDeere.

Sementara itu, Giuliari Batubara tidak berkomentar secara khusus atas keputusan tersebut.

“Saya serahkan pada pengacara saya,” kata Juliari singkat.

Artikel sebelumyaVaksinasi pertama ibu hamil di Jayapura ditargetkan 700 orang
Artikel berikutnyaBRIN: Produk riset Indonesia harus memenuhi standar global