Beranda Warganet KSPI berharap program BSU dan Kartu Prakerja diperbaharui

KSPI berharap program BSU dan Kartu Prakerja diperbaharui

Jakarta (ANTARA) – Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Saeed Iqbal berharap pemerintah dapat memperluas jaring pengaman sosial berupa subsidi upah (BSU) dan kartu prakerja, mengingat dampak pandemi yang semakin meluas. masih dirasakan oleh pekerja dan buruh.

“Kami mendorong, sangat berharap Presiden Jokovi akan melanjutkan program subsidi gaji dan kartu pra kerja daripada berhenti,” kata Presiden KSPI Said Iqbal dalam konferensi pers virtual yang dipantau di Jakarta, Rabu.

Pandemi COVID-19 masih belum bisa diprediksi kapan akan berakhir dengan potensi kasus lebih banyak lagi, kata Said. Apalagi, pertumbuhan ekonomi masih dalam pemulihan dan daya beli pekerja dan pekerja masih dalam tekanan.

Terkait jaring pengaman sosial bagi pekerja seperti BSU, ia berharap cakupan distribusinya diperluas ke luar wilayah yang berstatus Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 3 dan 4, karena saat ini wilayah yang masuk level 3 dan 4 berkurang. yang merupakan hasil kerja keras negara dan masyarakat.

Dia mendesak BSU untuk memprioritaskan pekerja dan pekerja yang diberhentikan (PHK), buruh harian, pekerja yang upahnya tidak mencukupi karena dipotong dan di-PHK.

“Pekerja dalam kategori ini harus menerima BSU,” kata Said.

Kartu pra-rekrut diharapkan dapat meningkatkan porsi insentif atas biaya pelatihan untuk meningkatkan daya beli pekerja yang berpartisipasi dalam program peningkatan kapasitas dan mendukung program pemulihan ekonomi pemerintah.

“Nanti kalau sudah normal kembalikan ke kebijakan sebelumnya,” ujarnya.

Artikulli paraprakBidokkes Polda Papua Peringatkan Stan Vaksinasi di PON XX
Artikulli tjetërWapres menegaskan, identifikasi masyarakat termiskin harus akurat.