Beranda Trending KPI imbau media penyiaran tingkatkan konten ramah anak

KPI imbau media penyiaran tingkatkan konten ramah anak

Jakarta (ANTARA) – Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) mendorong media penyiaran, baik publik maupun swasta, memperbanyak konten ramah anak untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat Indonesia.

Dorongan ini tercermin dari fakta bahwa stasiun TV dan radio masih didominasi oleh konten yang kurang berpusat pada anak dibandingkan dengan jumlah konten yang berpusat pada anak.

“KPI terus berharap agar secara umum program TV di Indonesia menyasar anak-anak. Dilihat dari tahun ke tahun, masih sedikit program yang ditujukan untuk anak-anak atau secara khusus ditujukan untuk anak-anak. Hanya beberapa saluran TV nasional kecemasan hadirkan program untuk anak-anak,” kata Komisioner Koordinator Pusat KPI Bidang Pengawasan Konten Mima Susanti di Jakarta, Sabtu.

Peningkatan jumlah program yang menyasar anak-anak diharapkan disertai dengan peningkatan kualitas sehingga masyarakat khususnya anak-anak yang menonton atau mendengarkan konten dapat menikmati baik hiburan maupun pendidikan.

Mima mengatakan pada tahun 2021, proporsi dan dominasi konten di TV dan radio Indonesia untuk sementara akan tetap dari konten yang kurang ramah anak.

Saat ini masih banyak konten televisi dan radio di Indonesia yang belum memenuhi kebutuhan perkembangan dan psikologis anak. Oleh karena itu, diperlukan konten yang menyasar anak-anak.

Ketersediaan konten ramah anak diharapkan menjadi solusi bagi industri TV dan radio untuk bersaing dengan platform siaran lain yang berkembang di era digital, seperti streaming hulu (OTT).

“Prinsipnya, prioritas kami juga untuk mengembangkan industri kreatif di televisi dan radio sehingga mereka dapat didorong untuk terus membuat program khusus untuk anak-anak setiap tahun. Jangan biarkan anak-anak acuh tak acuh terhadap konten TV dan radio kita. Jika perlu, televisi dan radio yang ditujukan untuk anak-anak bisa menjadi referensi media lain,” kata Mima.

Ada juga beberapa persyaratan konten ramah anak yang dapat disiarkan melalui media penyiaran yang sesuai dengan Pedoman Penyiaran dan Standar Program Siaran (P3SPS) serta mengandung nilai-nilai keindonesiaan seperti standar kesusilaan, budaya, dan nasionalisme.

Artikel sebelumyaKLHK menjalankan Program Pemuda Gerakan Pemulihan Lingkungan
Artikel berikutnyaLee Kwang Soo Akan Membintangi Film "Daftar belanja pembunuh"