Beranda Warganet Kota Bogor menerima 100 tabung besar gas oksigen dari pemerintah

Kota Bogor menerima 100 tabung besar gas oksigen dari pemerintah

Jika rumah sakit memiliki kebutuhan lain, kami akan meminta bantuan lagi.

Bogor, Jawa Barat (ANTARA). Kota Bogor, Jawa Barat, telah menerima bantuan gas oksigen dari pemerintah pusat sebanyak 100 6 tabung atau 600 m3 untuk kebutuhan pasien COVID-19 di rumah sakit.

“Kemarin saya menghubungi Menkes dan Menteri BUMN untuk meminta bantuan gas oksigen untuk pasien COVID-19 di rumah sakit karena gas oksigen di Kota Bogor tidak cukup,” kata Wali Kota Bogor Bima Arya. di Bogor, Minggu.

Menurut Bima Arya, Menteri Kesehatan dan Menteri BUMN, ia mendapat balasan akan diberikan 100 tabung oksigen dengan volume 6 m3.

“Gugus Tugas COVID-19 segera mengumpulkan tabung kosong 6m3 untuk dikirim ke perusahaan pemerintah. Insya Allah bisa dikirim hari ini atau besok. Setelah tabung oksigen diisi, akan dikirim kembali ke Bogor,” ujarnya. dia berkata.

Bima Arya selaku Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Bogor mengatakan tabung gas oksigen tersebut nantinya akan dikirimkan ke rumah sakit di Kota Bogor yang kehabisan atau kehabisan gas oksigen.

Bima menjelaskan, mendapat pesan dari manajemen rumah sakit tentang kekurangan gas oksigen di Kota Bogor.

Bima kemudian mengecek stok gas oksigen di gudang gas oksigen Kota Bogor dan mendapat informasi yang benar mengenai kekurangan gas oksigen karena pasokan agen dari Jakarta ke Kota Bogor terputus.

Bima Arya juga mengatakan, melalui scaling service, pihaknya berkomunikasi dengan pihak manajemen rumah sakit di kota Bogor terkait ketersediaan gas oksigen di rumah sakit tersebut.

Menurut laporan, beberapa rumah sakit mengatakan telah terjadi kekurangan dan kehabisan gas oksigen dalam dua hari terakhir, katanya.

Menurut Bima, saat ini Kota Bogor sudah mendapat bantuan berupa 100 tabung oksigen dengan volume 6 m3.

“Jika rumah sakit memiliki kebutuhan lain, akan lebih banyak bantuan yang dibutuhkan,” katanya.

Artikel sebelumyaTiga tips praktis isomaniak di rumah menurut para ahli
Artikel berikutnyaPanglima TNI berharap 3 juta warga Jakarta Timur divaksinasi COVID-19