Beranda Hukum Kepolisian Penaham menyediakan jalur logistik untuk pembangunan ibu kota negara yang baru.

Kepolisian Penaham menyediakan jalur logistik untuk pembangunan ibu kota negara yang baru.

Paser Asah Utara (ANTARA) –

Polres Penajam Paser Utara, Kaltim siap menyediakan jalur logistik untuk mendukung pembangunan ibu kota negara atau IKN baru Indonesia bernama Nusantara.

Menurut Kapolsek Penajam Utara Paser, AKBP Hendrik Ek Bahalwan, keamanan dan pengawasan dalam proses pengembangan IKN Nusantara, kata Penajam, Selasa, menjadi perhatian utama.

Tahapan pengembangan IKN Nusantara di sebagian Kabupaten Penajam Paser Utara dan sebagian Kabupaten Kutai Kartanegara, Provinsi Kalimantan Timur sudah mulai dilaksanakan.

Salah satu tugas Polres Penajam-Paser Utara adalah memberikan pengamanan dan mengawasi jalur logistik selama proses pembangunan ibu kota baru Indonesia.

Pengawasan dan pengamanan ini dilakukan untuk menghindari hambatan dan kendala selama pembangunan IKN Nusantara.
Ia menegaskan, saat pembangunan ibu kota baru Indonesia berlangsung, pengamanan dan pengawasan jalur logistik menjadi sangat penting agar proses pembangunan bisa berjalan lancar.
Pengawasan dan pengamanan untuk mendukung pengembangan IKN Nusantara dilakukan pada jalur darat khususnya jalur laut dan pelabuhan.
“Fokus utamanya adalah jalur laut dan pelabuhan logistik, karena sebagian besar kargo melalui jalur tersebut,” jelasnya.
Pengamanan dan pengawasan jalur logistik selama pengembangan IKN Nusantara dikoordinasikan dengan forum komunikasi pemerintah daerah dengan sejumlah kementerian terkait.
Pengawasan dan pengamanan untuk menghindari keterlambatan pengiriman logistik yang dapat mengganggu pembangunan ibu kota baru Indonesia.
“Penyediaan logistik yang tidak sesuai target akan mengganggu dan menghambat pekerjaan, kendala dan masalah pasti ada saat proyek pembangunan dilaksanakan,” kata Hendrik Eka Bahalvan.

Artikulli paraprakPolres Garut tangkap 35 orang kasus narkoba
Artikulli tjetërWagub Sulut: Implementasi anggaran minim karena faktor penjadwalan