Beranda Hukum Kejari Denpasar memeriksa 10 saksi dugaan korupsi di LPD Serangan

Kejari Denpasar memeriksa 10 saksi dugaan korupsi di LPD Serangan

…. dari 10 saksi yang kami wawancarai hanya satu karena sembilan lainnya masih melakukan upacara adat.

Denpasar (ANTARA) – Kejaksaan Negeri (Kejari) Denpasar, Bali melakukan pemeriksaan terhadap 10 saksi kasus dugaan korupsi Lembaga Perkreditan Desa (LPD) di Desa Adat Serangan yang berlangsung pada 2015-2020.

“Berdasarkan laporan yang kami terima terkait kasus dugaan korupsi di LPD Serangan, dari 10 saksi baru, satu orang kami periksa karena sembilan lainnya masih ada upacara adat dan akan diperiksa pekan depan,” kata Kepala Eksekutif Intel Kejari Denpasar. … … Saya Putu Eka Suyanta saat dikonfirmasi di Denpasar, Rabu.
Ia mengatakan telah memanggil 10 saksi pada Senin (12 Juni) dan Selasa (12 Juli) lalu untuk dimintai keterangan, namun karena sebagian besar saksi adalah warga Serangan, sembilan saksi tidak dapat hadir karena upacara adat di desa tersebut.
Penyidik ​​baru memeriksa satu saksi, petugas LPD dari desa adat Serangan. Selanjutnya, saksi yang tidak bisa hadir dipanggil kembali untuk dimintai keterangan.
Pemanggilan 10 saksi tersebut melanjutkan penyidikan oleh Satreskrim Denpasar-Kejari terkait dugaan korupsi pengelolaan dana desa adat LPD 2015-2020.
Selain itu, penyidik ​​juga akan berkoordinasi dengan auditor untuk mulai menghitung kerugian yang terjadi pada LPD di Desa Adat Serangan dari tahun 2015 hingga 2020.
“Ya belum ada tersangka, karena penyidikan masih tahap awal pemeriksaan saksi, dan kerugian masih dihitung,” katanya.
Ia menambahkan, 10 orang saksi yang diperiksa adalah petugas LIA Desa Adat Serangan. “Ini masih dalam penyelidikan dan akan dilanjutkan minggu depan,” kata Eka Suyanta.

Artikel sebelumyaPolres Lampung tangkap enam tersangka kasus pencurian truk
Artikel berikutnyaIrvasum: Kapolri Apresiasi Korlantas Tingkatkan Pelayanan