Beranda Hukum Kejaksaan Agung Interogasi Sembilan Saksi Terkait Asabri

Kejaksaan Agung Interogasi Sembilan Saksi Terkait Asabri

Jakarta (ANTARA) – Tim penyidik ​​Kejaksaan Agung RI memeriksa sembilan saksi terkait kasus dugaan korupsi pengelolaan keuangan dan dana investasi PT Asabri (Persero) sejak 2012 hingga 2019.

Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejaksaan Agung RI Leonard Eben Ezer Simanjuntak mengatakan dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, para saksi telah dimintai keterangan terkait pemeriksaan 10 tersangka manajer investasi (MI) PT Asabri.

“Lima orang saksi diperiksa terkait penyidikan terhadap 10 tersangka manajer investasi, dan empat lagi terkait penyidikan keterlibatan pihak lain,” kata Leonard.

Sembilan saksi yang diwawancarai Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), yakni IM selaku Komite Audit PT Asabri (Persero), diwawancarai terkait pendalaman kerja sepuluh Manajer Investasi (MI).

Saksi selanjutnya, R.P. sebagai Kepala Departemen Pelaksanaan Penanaman Modal di PT Asabri; DA sebagai Stock Management Officer di PT Asabri; ADALAH. sebagai karyawan PT Asabri, Pj. Manajemen Persediaan, Kepala Manajemen Ekuitas dan Kepala Operasi Ekuitas; dan AS sebagai personel untuk pengelolaan saham PT Asabri.

Selain itu, N.S. selaku Presiden Komisaris PT Anugerah Sekuritas Indonesia, SS selaku Presiden Komisaris PT Anugerah Sekuritas Indonesia, AK selaku Direktur PT Sinergi Megah Internusa, Tbk, dan MS sebagai calon tersangka dari BTS, diperiksa terkait pendalaman pihak lain. keterlibatannya di PT Asabri.

Sebelumnya, penyidik ​​Kejaksaan Agung RI merujuk ke kejaksaan terhadap sembilan tersangka kasus dugaan korupsi pengelolaan keuangan dan dana investasi di PT Asabri.

Sembilan tersangka – Presiden dan Direktur PT Asabri periode 2011 sampai Maret 2016, Mayor Jenderal Purn Adam Rahmat Damiri, Presiden dan Direktur PT Asabri periode Maret 2016 Juli 2020 Letnan Jenderal Pensiunan Sonny Vijaya, Chief Financial Officer PT Asabri periode ini Oktober 2008 Juni 2014 Bakhtiyar Effendi dan direktur PT Asabri periode 2013–2014. Dan 2015–2019 Hari Setiono.

Selanjutnya Kepala Departemen Investasi PT Asabri Juli 2012 – Januari 2017 Ilham V. Siregar, Direktur Utama PT Prima Network Lukman Purnomosidi, dan Direktur Hubungan Investor PT Emiten Jakarta Jimmy Sutopo, Presiden Direktur PT Hanson International Tbk Benny Tiocrosaputro, dan Komisaris PT Trada Alam Minera Heru Hidayat.

Baik Benny maupun Khor menjadi tersangka kasus korupsi di PT Asuransi Jiwasraya.

Sembilan tersangka siap dihadirkan di Pengadilan Negeri Jakarta Timur. Saat ini, kejaksaan sedang menyiapkan surat dakwaan.

Satu dari sembilan tersangka Asabri, yakni Ilham Vardhana Siregar, diskors dari penuntutan karena meninggal pada Sabtu (31/7) pukul 17.32 WIB karena sakit.

Sebelum mengumumkan kematian satu tersangka, jaksa yang menangani penyidikan, Kejaksaan Agung menetapkan sebanyak 10 perusahaan pengelola investasi sebagai tersangka dalam kasus mega korupsi yang merugikan negara Rp 22,78 triliun.

Artikel sebelumyaKetua Apeksi mengingat kemungkinan terjadinya gejolak sosial di masyarakat di bawah ini
Artikel berikutnyaLebih dari 100 Pekerja Migran Malaysia Tiba di NTB