Beranda Warganet Kartu pra-kerja ditingkatkan kemarin, jadi jangan pilih-pilih tentang vaksin.

Kartu pra-kerja ditingkatkan kemarin, jadi jangan pilih-pilih tentang vaksin.

Sejumlah berita kemanusiaan menarik perhatian pembaca kemarin, Minggu (13 September).

Jakarta (ANTARA) – Kemarin, Minggu (9 Desember), sejumlah berita kemanusiaan menyita perhatian banyak pembaca, seperti Program Kartu Prakerja yang terus ditingkatkan atas permintaan para ahli epidemiologi agar masyarakat tidak memungutnya. pada vaksin COVID-19.

Berikut beberapa berita kemanusiaan kemarin yang menarik untuk dilihat pembaca hari ini:

1. Pemerintah terus meningkatkan program pra-kerja.

Jakarta (ANTARA) – Direktur Eksekutif Kartu Prakerja Denny Purbasari mengatakan pemerintah terus meningkatkan Program Kartu Prakerja.

“Sejak awal, kami bertekad untuk menjadikannya sebagai produk, bukan hanya program yang menghabiskan anggaran negara. Sebagai sebuah perusahaan, kami berusaha untuk memastikan bahwa produk ini tidak menjadi produk gagal. Untuk itu, kita harus mendengarkan suara konsumen,” ujarnya seperti dikutip dalam siaran pers pemerintah yang diterima di Jakarta, Minggu.

2. Ahli epidemiologi meminta masyarakat untuk segera memvaksinasi dan tidak memilih merek.

Jakarta (ANTARA) – Ahli epidemiologi dari Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia (FKM UI) Ivan Ariavan meminta masyarakat segera melakukan vaksinasi dan tidak menunda karena pilih-pilih merek.

“Ada risiko tertular COVID-19 karena orang menunda vaksinasi,” katanya dalam keterangan tertulis yang diterima Minggu di Jakarta.

3. Gugus Tugas COVID-19: Vaksin dan masker ibarat payung saat hujan.

Jakarta (ANTARA) – Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Letjen Ganip Varsito mengatakan vaksin dan masker saat ini mirip payung saat hujan, artinya tidak bisa menghentikan hujan, tapi bisa melindungi. dari air hujan.

4. Kementerian Kesehatan: Hingga Minggu, 41,73 juta orang telah divaksinasi lengkap terhadap COVID-19.

Jakarta (ANTARA) – Kementerian Kesehatan RI mengumumkan 41.734.734 (41,73 juta) warga Indonesia telah divaksinasi lengkap hingga Minggu.

5. Sosiolog memprediksi bahwa fenomena “perjalanan balas dendam” akan terjadi setelah pembukaan pusat perbelanjaan.

Denpasar (ANTARA) – Sosiolog Universitas Udayana, Bali, Wahyu Budi Nugroho memprediksi fenomena pembalasan atau peningkatan jumlah wisatawan akan terjadi pasca pembukaan pusat perbelanjaan atau mall, meski pengunjung dibatasi hingga 50 persen. kapasitas.

Artikel sebelumyaPemekaran Papua Selatan kemarin menjadi wacana tiga periode
Artikel berikutnyaPT KAI memberikan 10 vaksinasi gratis kepada 10 calon penumpang