Beranda Hukum Kapolsek Kira: menahan sembilan warga yang tidak ikut KNPB

Kapolsek Kira: menahan sembilan warga yang tidak ikut KNPB

Jayapura (ANTARA) – Kapolres AKBP Keeroma Christian Aer mengakui, sembilan warga sipil yang berbaris dari Papua Nugini (PNG) tidak berafiliasi dengan Kelompok Nasional Papua Barat (KNPB).

KNPB adalah salah satu kelompok yang berusaha memisahkan Papua dari NKRI.

“Memang benar setelah dilakukan pemeriksaan terhadap sembilan warga sipil yang sebelumnya berada di bawah perlindungan Batalyon 131/BRS pada Rabu (14/7), mereka tidak mengikuti kegiatan KNPB,” kata Kapolres Keeroma AKBP Aer kepada ANTARA. Jayapura, Minggu.

Sampai mereka diserahkan ke Kantor Imigrasi Jayapura, tidak ada bukti keterlibatan mereka dalam organisasi tersebut, tetapi mereka pergi ke PNG tanpa surat-surat imigrasi.
“Makanya kami serahkan ke Imigrasi Jayapura untuk diproses hukum lebih lanjut,” kata Kapolres Keeroma kepada AKBP Aer.

Kapolres mengakui bahwa hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa mereka bukan penduduk daerah perbatasan dan memiliki paspor tradisional yang dikeluarkan oleh pemerintah kedua negara, bukan paspor.
Oleh karena itu, penyidik ​​menyerahkannya ke Kantor Imigrasi Jayapura untuk diproses lebih lanjut.
Menurut mereka, mereka datang ke PNG untuk mengikuti undangan bakar batu dalam rangka HUT OPM pada 1 Juli tahun lalu.
Sembilan warga dari berbagai wilayah Papua telah dipindahkan ke Kantor Imigrasi Jayapura sejak Jumat (16 Juli).
Menurut AKBP Aer, sembilan warga yang dipindahkan ke Kanim Jayapura itu adalah KL, MH, DW, YS, MH, WP, RD, EP dan RM.

Artikel sebelumya523 kasus positif COVID-19 lainnya terdaftar di Batam
Artikel berikutnyaKapolri dan Panglima TNI mendistribusikan barang kebutuhan pokok di Serang.