Beranda Hukum Kapolres NTT mengatakan penerapan PSU di Sabu Raijua sudah memadai.

Kapolres NTT mengatakan penerapan PSU di Sabu Raijua sudah memadai.

Kupang (ANTARA) – Kapolres Nusa Tenggara Timur Inspektur Paul Lotharia Latif menilai pemungutan suara ulang pemilihan kepala daerah Sabu Rajua (PSU) di sejumlah Tempat Pemungutan Suara (TPS) sudah sesuai dengan protokol kesehatan. …

“Tadi kita lihat langsung di tiga TPS. Implementasinya bagus. Protokol kesehatan sudah dijalankan dengan baik,” ujarnya, Rabu di Seba, Sabu Rajua.

Hal itu disampaikannya terkait hasil peninjauannya terhadap sejumlah TPS pelaksanaan PEO Pilcada Sabu Raijua, bersama Komandan Korea 161/Virasakti Kupang, Brigjen Legovo Yatmiko.

Pantauan ANTARA di TPS 01, TPS 03 dan TPS 05 mewajibkan cuci tangan terlebih dahulu. Mereka kemudian diberikan sarung tangan plastik dan diukur suhu tubuhnya sebelum memasuki bilik suara.

Pemilih yang sudah mencoblos dilarang mencelupkan jarinya ke dalam wadah tinta, namun tinta hanya bisa ditarik oleh Petugas Tim Daerah Pemilihan (KPPS) dalam keadaan mendidih.

“Saya juga mendapat pesan sebelumnya bahwa mereka yang selesai mencoblos tidak diperbolehkan menunggu di area sekitar TPS, tetapi mereka disuruh pulang agar tidak terjadi kemacetan pemilih,” tambahnya.

Panglima bintang dua itu juga mengatakan, selama pemantauannya, antusiasme pemilih cukup tinggi, terlihat dari beberapa warga yang belum mencapai antrian untuk memilih di TPS.

Sementara itu, Pj Bupati Sabu Raijua Doris Alexander Rihi mengimbau warga Sabu Raijua untuk tetap mematuhi protokol kesehatan selama fase PSU.

“Dari dulu kita diperingatkan tentang program kesehatan, dan hari ini kita sendiri yakin bahwa masyarakat sudah paham, meski hanya segelintir orang yang tidak memakai masker,” imbuhnya.

Doris berharap pelaksanaan PSU di kecamatan berjalan dengan aman dan lancar, sehingga akan ada pemimpin definitif yang bisa memimpin masyarakat di kecamatan.

Artikel sebelumyaWalikota Tangeranga meninjau sejumlah kantor
Artikel berikutnya"Sopir taksi" Musim 2 dilaporkan dalam perdebatan