Beranda Nusantara Indonesia menjanjikan komitmennya untuk mengembangkan sektor air yang tahan terhadap iklim

Indonesia menjanjikan komitmennya untuk mengembangkan sektor air yang tahan terhadap iklim

Jakarta (ANTARA) – Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengatakan Indonesia berkomitmen untuk mengembangkan sektor air, sanitasi, dan kebersihan (air, sanitasi dan kebersihan/WaSH) yang tangguh dan tahan iklim untuk mendukung pembangunan ekonomi hijau.

“Indonesia berkomitmen untuk mengembangkan sektor, investasi, dan infrastruktur WASH yang tahan iklim untuk mendukung ekonomi hijau,” kata Menteri PUPR Basuki pada Pertemuan Menteri Kebersihan dan Air Minum (SWA) 2022 di Jakarta, Rabu.

Dalam pertemuan yang dihadiri perwakilan negara sahabat itu, Basuki menjelaskan bahwa Indonesia menyadari pentingnya pengarusutamaan faktor iklim ke dalam agenda pembangunan dan telah menjadi bagian dari dokumen perencanaan nasional.

Berdasarkan studi tentang dampak perubahan iklim pada sektor air minum dan sanitasi, Indonesia sedang dalam proses mengembangkan kerangka kerja operasional untuk mengarusutamakan ketahanan iklim ke dalam kebijakan, perencanaan dan investasi di sektor WASH, katanya.

“Sektor WASH akan memainkan peran penting dalam mencapai tujuan pemerintah untuk meningkatkan investasi pada sumber energi baru terbarukan, solusi berbasis alam dan infrastruktur yang tahan iklim,” katanya.

Basuki mengatakan Indonesia telah membangun 61 bendungan baru dan meningkatkan 231 bendungan yang sudah ada untuk menghadapi tantangan perubahan iklim.

Ia juga menjelaskan, Indonesia terus mempercepat perluasan akses air bersih dan sanitasi. Hal ini karena akses ke sektor-sektor tersebut dapat membantu upaya mitigasi. terlalu kecil kemiskinan ekstrim.

“Strategi untuk mencapainya terletak pada pendekatan lintas sektor dalam pembangunan di beberapa bidang prioritas. Pada tahun 2021, program penanggulangan kemiskinan dilaksanakan di 35 kabupaten prioritas,” kata Basuki.

Artikulli paraprakPengamat: PDI-P harus berkoalisi di Pilpres 2024
Artikulli tjetërLaporan Kepuasan Lebaran 2022