Beranda Hukum Hofifa menginstruksikan Satpol PP untuk bersikap empati dalam mengawasi PPKM dalam keadaan...

Hofifa menginstruksikan Satpol PP untuk bersikap empati dalam mengawasi PPKM dalam keadaan darurat.

Kepada seluruh pegawai Satpol PP se-Jawa Timur, saya berpesan agar tetap manusiawi dan manusiawi saat memantau PPKM darurat.

Surabaya (ANTARA) – Gubernur Jawa Timur Hofifa Indar Paravansa menginstruksikan jajaran kepolisian setempat di semua tingkatan untuk mengutamakan sisi empati dalam mengawasi Pembatasan Penanggulangan Bencana (PPKM) Masyarakat.

“Kepada seluruh pegawai Satpol PP di Jatim, saya perintahkan agar tetap humanis dan humanis saat melaksanakan PPKM darurat,” kata Hofifa dalam postingan yang diunggah ke akun Instagram pribadinya @khofifah.ip, Minggu siang.

Dia meminta staf untuk mengambil pendekatan yang baik dan tetap tegas, tetapi tidak menjadi arogan dan terlalu akrab dengan masyarakat.

Di akhir postingannya, orang nomor satu di pemerintahan Jawa Timur ini juga mendoakan agar seluruh masyarakat selalu sehat dan dalam lindungan Allah SWT.

“Semoga Allah SWT selalu memberikan kesehatan dan melindungi kita semua,” tulis gubernur perempuan pertama Jawa Timur itu.

Postingan Hofif tersebut mendapat respon positif dari warganet dan mendukung arahan gubernur yang mengingatkan Satpol PP agar lebih manusiawi, terutama saat melakukan kegiatan sosialisasi dan patroli darurat PPKM.

Salah satu warga, @albar.nia.52, mengomentari dukungan mereka dan berharap Satpol PP lebih dapat diandalkan dan menjangkau masyarakat.

“Amin, YRA. Semoga bapak-bapak Satpol PP semakin amanah dan diterima masyarakat. Tingkatkan komunikasi dan pendidikan, bukan arogansi. Jawa Timur bisa,” tulisnya di kolom komentar.

Instruksi gubernur tersebut juga dituangkan dalam Surat Edaran Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian No. 440/3929/SJ tentang Pengendalian PPKM dan Percepatan Pemberian Vaksin kepada Masyarakat.

Dalam PoE yang ditujukan kepada kepala daerah tersebut, salah satu poinnya adalah mengefektifkan pemeringkatan Satpol PP di daerahnya masing-masing sehingga mengedepankan langkah-langkah profesional, humanistik dan meyakinkan dalam pelaksanaan MAP.

Beberapa hari terakhir, berkat berbagai tayangan di jejaring sosial, video viral di mana patroli Satpol CP berdebat, bahkan berdebat dengan masyarakat.

Di sisi lain, video pegawai Satpol PP yang manusiawi menjalankan tugasnya bahkan memberikan bantuan langsung berupa paket sembako, termasuk uang tunai, kepada pedagang.

Sementara itu, Kepala Satpol PP Jatim Budi Santoso menegaskan siap mengikuti arahan Gubernur Jatim dan telah berkoordinasi dengan seluruh Satpol PP Kabupaten/Kota untuk menjadikan humanisme sebagai prioritas di lapangan.

“Kami juga menyerukan empati ketika kami melakukan pengawasan darurat terhadap CPCM. Jangan lupa siapkan kebutuhan sehari-hari untuk membantu saudara-saudara kita,” ujarnya.

Artikel sebelumyaTNI AL menggunakan dua pesawat untuk mencari nelayan yang tenggelam
Artikel berikutnyaBanjir melanda lima kabupaten di Kalimantan Tengah