Beranda Warganet Gubernur Soroti Kebangkitan Pariwisata di HUT Bali

Gubernur Soroti Kebangkitan Pariwisata di HUT Bali

Ini merupakan pencapaian yang baik – keberhasilan dalam membangun kekebalan masyarakat melalui vaksinasi.

Denpasar (ANTARA) – Gubernur Wayan Coster dalam sambutannya menyambut HUT ke-64 Provinsi Bali, menyebut keberhasilan pemulihan pariwisata pascapandemi COVID-19 sebagai prestasi.

“Dengan semakin membaiknya kondisi pandemi COVID-19 dan tingginya pencapaian vaksinasi di Bali, saya mengambil langkah berani membujuk pemerintah pusat untuk memberikan insentif ke Bali bagi wisatawan asing dan lokal,” kata Coster di Denpasar. Minggu.

Konsesi ini merupakan tanda kebangkitan pariwisata, memberi orang pilihan untuk mengunjungi Bali tanpa karantina mulai 7 Maret 2022.

“Sejak saat itu, jumlah kunjungan wisatawan ke Bali terus meningkat, dan kini jumlah wisatawan asing yang berkunjung ke Bali telah mencapai lebih dari 9.000 kedatangan setiap hari,” kata gubernur dalam sambutannya pada acara peringatan hari jadi provinsi tersebut. dari Bali.

Saat ini, Koster menjelaskan, jumlah penerbangan internasional ke Bali terus bertambah, dengan didatangi 23 maskapai penerbangan dari berbagai negara. Bahkan kunjungan wisatawan domestik sudah mencapai 10.000 kedatangan per hari.

Peningkatan jumlah penduduk akan mempengaruhi okupansi hotel dan restoran, kemacetan jalan dan pembukaan tempat wisata.

“Secara makro ekonomi, pertumbuhan ekonomi Bali meningkat setelah kondisi yang kurang kondusif di tahun 2022, ekonomi Bali tumbuh positif pada triwulan II mencapai 3,04 persen, naik 1,46 persen dari triwulan I yang tumbuh positif,” kata Coster.

Pertumbuhan ini berbanding terbalik dengan kondisi pada masa pandemi tahun 2021, perekonomian Bali saat itu mengalami penurunan pertumbuhan negatif menjadi -2,47 persen dan puncaknya pada 2019, penurunan sebesar -9,31 persen.

Dengan jumlah tersebut, Koster yakin bisa menjaga dan meningkatkan perekonomian Bali, ditambah lagi ke depannya akan ada event internasional G20 yang puncaknya rangkaiannya pada 15-16 November 2022.

Gubernur juga mengatakan salah satu alasan Bali terangkat dari pandemi COVID-19 adalah vaksinasi. Saat ini, Pulau Dewata masih menjadi daerah dengan tingkat vaksinasi ulang tertinggi di Indonesia.

“Pandemi COVID-19 di Bali terus menurun dan stabil, ditandai dengan penurunan kasus baru, tingkat pemulihan yang tinggi, penurunan rawat inap, dan angka kematian yang mendekati nol. Ini adalah pencapaian yang bagus – keberhasilan membangun komunitas. Kekebalan karena vaksinasi yang efektif sudah sangat tinggi,” kata Wayne Coster.

Artikulli paraprakBaitul Mal Nagan Raya Aceh membangun 198 rumah untuk fakir miskin
Artikulli tjetërPenjual pernak-pernik Hari Kemerdekaan Indonesia di Tangerang menghasilkan jutaan rupiah sehari