Beranda Warganet Forkopimda Jatim Salurkan Sembako ke PPKM Penduduk Terdampak Darurat

Forkopimda Jatim Salurkan Sembako ke PPKM Penduduk Terdampak Darurat

Surabaya (ANTARA) – Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Jawa Timur mulai membagikan paket sembako kepada masyarakat yang terdampak Pembatasan Kegiatan Masyarakat Darurat (PPMK).

“Setiap hari kami distribusikan dan lakukan serentak di 38 kabupaten/kota,” kata Kapolda Jatim Irjen Niko Afinta di sela-sela pembagian paket sembako kepada warga kecamatan Bulak Banteng di Surabaya, Minggu sore.

Hadir dalam acara tersebut Gubernur Jatim Hofifa Indar Paravansa, Pangdam V/Brawijaya Mayjen Suharyanto, Laksamana TNI Ivan Isnurvanto, Kepala Staf Jatim Mohamad Dofir dan Kepala Daerah BIN Jatim Marsma Rudi Iskandar.

Kapolda Jatim mengatakan, saat darurat di PPKM, jumlah pekerjaan umum dikurangi, sehingga penyaluran bansos dilakukan secara bersamaan.

Sebanyak 2.500 ton beras dan 70.000 kantong makanan dibagikan kepada masyarakat yang terkena dampak.

Seorang perwira senior Polri berbintang dua di pundaknya juga menjelaskan bahwa Forkopimda telah bersama-sama mempercepat vaksinasi penduduk dengan harapan bisa tercapai. kekebalan kolektif atau kekebalan.

“Seperti Minggu pagi ini di Jalajaya Lantamal V Surabaya dikomandoi Pangkorarmada II, program percepatan vaksinasi Malang dipimpin Pangdam pada sore harinya,” kata Irjen Niko.

Mantan Kapolda Kalsel itu berharap semua sinergi yang digarap Forkopimda di tingkat provinsi dan kota mendapat dukungan masyarakat dalam bentuk kepatuhan terhadap protokol kesehatan.

“Masyarakat kita selalu diminta pakai masker, cuci tangan, jaga jarak, hindari keramaian untuk membatasi mobilitas,” kata alumnus Akpola 1992 ini.

“Kami juga meminta masyarakat yang belum divaksinasi untuk datang ke Puskesmas atau kantor TNI/Polri untuk memberikan vaksin tersebut,” tambah Kapolres Jatim.

Sementara itu, dalam kunjungannya ke Bulak Banteng, Gubernur Hofifa dan jajaran Forkopimda lainnya menyempatkan diri mengunjungi Puskesmas setempat, membagikan paket bantuan dan masker.

Selain itu, petugas Forkopimda langsung mendatangi rumah warga untuk menyampaikan bantuan secara simbolis yang disambut antusias oleh masyarakat.

Di sisi lain, dalam situasi COVID-19 di Jawa Timur, hingga Minggu sore, total 239.168 kasus kumulatif terkonfirmasi positif virus corona, menurut Gugus Tugas Percepatan Penanganan Provinsi.

Kemudian rinciannya: 44.566 kasus (18,63 persen) dirawat, kemudian angka kesembuhan mencapai 178.766 kasus (75,75 persen), dan 15.836 kasus (6,62 persen) meninggal.

Artikel sebelumyaACT Tingkatkan Pendistribusian Hewan Kurban dan Operasi Pangan Gratis
Artikel berikutnyaTerjebak, BKSDA Selamatkan Harimau Sumatera di Pasaman Barat