Beranda Hukum DPVD Karawang desak pemerintah kabupaten redefinisi wisata daerah aliran sungai

DPVD Karawang desak pemerintah kabupaten redefinisi wisata daerah aliran sungai

Keberadaan dan pengelolaannya harus dinilai jika perjalanan ke kolam tersebut berakibat fatal.

Karawang (ANTARA) – DPRD Kabupaten Karawang, Jawa Barat (Jawa Barat), menyusul meninggalnya seorang anak di kolam renang Hud Hud Rengasdengklok, meminta pemerintah daerah setempat mempertimbangkan kembali keberadaan resor kolam renang.

“Nilai. Kehadiran dan pengelolaannya harus dinilai jika wisata kolam renang itu menimbulkan korban jiwa,” kata anggota DPRD Karawang Budianto di Karawang, Senin.

Ia mengatakan, peristiwa meninggalnya anak di kolam Hud Hud Rengasdengklok itu karena lemahnya kepemimpinan.

Menurut dia, pimpinan harus bertanggung jawab karena itu terjadi di kawasan wisata yang omong-omong bersifat komersial.

Ketua Komisi I DPRD Karawang mengusulkan agar pemerintah Daerah Karawang mengkaji atau menilai ketersediaan wisata cekungan di kawasan Karawang.

Komisi I DPRD Karawang, kata dia, akan mengkaji ulang perizinan dan pengelolaan pariwisata, khususnya wisata cekungan di Karawang.

Salah satu tujuan asesmen adalah untuk mencegah kematian anak di kolam tidak terjadi lagi. Selain itu, juga diharapkan adanya wisata kolam renang yang beroperasi tanpa izin.

Pekan lalu, bocah 5 tahun berinisial GP ditemukan tewas tenggelam di Cekungan Taman Hood Hood di Desa Amansari, Kecamatan Rengasdengklok, Kabupaten Karawang. Korban merupakan warga Kabupaten Bekasi.

Kapolsek Karawang AKBP Aldi Subartono mengatakan, Polres Rengasdengklok langsung merespon kejadian tewasnya seorang anak di kolam Taman Wisata Hud Hud.

Pihaknya akan mengalihkan perhatian ke Polsek Rengazdengklok untuk mengusut kejadian tersebut. Bahkan, pihaknya akan membantu proses penyidikan jika Polsek Rengasdengklok mengalami kesulitan dalam proses penyidikan.

Artikel sebelumyaMerapi mengeluarkan lahar panas sebanyak tujuh kali pada jarak 2 km
Artikel berikutnyaKapolri: Konferensi Dunia Perwira Polisi Wanita adalah tempat untuk membuktikan kemampuan Indonesia