Beranda Hukum DPRD Medan Belum Izin Bangun Terminal Amplas

DPRD Medan Belum Izin Bangun Terminal Amplas

Mengapa fungsi pemantauan tidak berfungsi? Apakah Anda tidak perlu izin?

Medan (ANTARA) – DPRD Kota Medan, Sumatera Utara, mengatakan untuk membangun kembali terminal amplas Tipe A Medan membutuhkan waktu sekitar 30 persen, namun masih belum memiliki izin mendirikan bangunan (SIMB).

“Mengapa fungsi pengawasan tidak terpenuhi. Tidak perlu izin?” kata Komisioner Komisi IV DPRD Kota Medan Antonius Tumanggor saat membahas perubahan APBD 2021 di ruang Komisi IV gedung DPRD Kota Medan, Senin.

Namun, jika sebuah bangunan milik masyarakat memiliki citra yang salah atau titik yang salah, ia membandingkannya dan kemudian diminta untuk mengulanginya. Kalaupun ini terus berlanjut, Satpol Pamong Praja akan membubarkannya.

Pihaknya kaget dengan pengakuan Sekretaris Dinas Pengelolaan Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu (DPMPTSP) Kota Medan (DPMPTSP) Basjaruddin mengatakan, restorasi terminal Amplas tidak berujung pada penerbitan SIMB.

Selain itu, Antonius juga mendapat laporan dari masyarakat tentang tidak adanya tanda SIMB di lokasi pembangunan terminal.

“Betul Pak, DPMPTSP belum memberikan izin. Kami akan membicarakan hal ini dengan Dishub Sumut dan Kementerian Perhubungan untuk mendapatkan izin,” ujarnya.

Rekonstruksi Terminal Amplas Tipe A Medan yang merupakan hub angkutan umum, pusat ekonomi dan pelayanan publik, akan selesai pada 2022. Proyek ini bernilai Rs 40 miliar dan merupakan proyek multi-tahun oleh Kementerian Perhubungan.

Artikel sebelumyaWarga Benkulu Ajukan PK Gugat Izin Lingkungan PLTU
Artikel berikutnyaKekerasan terhadap perempuan di Penajam Kaltim cenderung menurun