Beranda Warganet DPR RI sangat mengapresiasi kerja sama program prakerja dengan pemerintah daerah.

DPR RI sangat mengapresiasi kerja sama program prakerja dengan pemerintah daerah.

Kupang (ANTARA) – Komisi IX Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) mengapresiasi komunikasi dan koordinasi yang baik dari berbagai kegiatan yang dilakukan antara Pemprov Nusa Tenggara Timur, termasuk empat kabupaten di Pulau Sumba, dengan Badan Pelaksana Dewan Program Peta Prakerja.

Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Emanuel Melkiades Laka Lena saat berdialog dengan perwakilan penerima Kartu Prakerja dari empat kabupaten di Pulau Sumba di kawasan wisata Lelaluu, Sumba Barat, Nusa Tenggara Timur, Rabu. , menyampaikan harapannya agar pemerintah daerah dapat memanfaatkan potensi sumber daya manusia dari kartu prakarya.

“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas kerjasama yang erat di tingkat teknis. Kami berharap Program Kartu Prakerja semakin dirasakan oleh warga NTT,” ujarnya dalam pesan yang diterima ANTARA di Kupang.

Menurut Melka, penerima kartu prakerja adalah produk jadi yang telah memperoleh keterampilan setelah menjalani berbagai pelatihan dalam program Kartu Prakerja.

“Sekarang tinggal bagaimana pemerintah provinsi, kabupaten, dan kota mengoptimalkan lulusan Kartu Prakerja untuk menjadi bagian dari gerakan ekonomi daerah sesuai dengan potensi lokal daerahnya,” kata Melki.

Sementara itu, Direktur Eksekutif Program Kartu Prakerja Denny Pushpa Purbasari menjelaskan, program Kartu Prakerja telah menjangkau 11,4 juta penerima manfaat pada gelombang ke-21 sejak April 2020 hingga saat ini. Dari jumlah tersebut, lebih dari 195.000 penerima manfaat berasal dari 22 kabupaten dan kota di NTT.

“Terjadi peningkatan signifikan jumlah penerima Kartu Prakerja di Provinsi NTT. Pada tahun 2020 tercatat 77,1 ribu peserta, dan tahun ini meningkat menjadi 119,7 ribu peserta. Kami bersyukur kartu prakerja dapat membantu meningkatkan keterampilan sekaligus menjadi program bantuan semi sosial di tengah kesulitan ekonomi akibat pandemi,” kata Denny.

Denny Purbasari juga memaparkan lima bidang studi yang paling diminati penerima Kartu Prakerja di Nusa Tenggara Timur.

Pertama, pelatihan di bidang penjualan dan pemasaran, misalnya penjualan telepon, bisnis online, strategi penjualan eceran. Kedua, gaya hidup, seperti mengajarkan tata rias dan tata rambut.

Ketiga, makanan dan minuman, misalnya kursus pembuatan aneka jajanan, barista, dan bisnis restoran. Keempat, manajemen, meliputi pelatihan sekretaris, manajemen waktu dan administrasi. Dan kelima, teknologi informasi seperti UX Design, Ms. Kantor, Pengodean Situs Web

Sementara itu, Rudi Salahuddin, Deputi Bidang Koordinasi Ekonomi Digital, Ketenagakerjaan dan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, berharap pemerintah daerah dapat melanjutkan kerjasama dengan Program Kartu Prakerja.

“Misalnya dengan membantu pelamar Program Kartu Prakerja, serta membantu lulusan mengenal dunia kerja,” kata Rudy yang juga direktur eksekutif Panitia Penciptaan Lapangan Kerja.

Artikel sebelumyaArkeolog: Benteng Portugis pertama di Pulau Ambon di Leihita.
Artikel berikutnyaUM Surabaya memberikan bonus kepada peraih medali di PON Papua