Beranda Nusantara Di tenggara, Gunung Merapi kembali mengeluarkan awan panas

Di tenggara, Gunung Merapi kembali mengeluarkan awan panas

Longsoran awan panas terjadi pada pukul 06:46 WIB dengan amplitudo 25 mm selama 78 detik. Jarak geser 800 meter tenggara

Yogyakarta (ANTARA) – Gunung Merapi di perbatasan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dan Jawa Tengah pada Sabtu pagi mengeluarkan awan panas longsor dengan jangkauan maksimum 800 meter ke arah tenggara.

Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG), Hanik Humayda mengatakan dalam keterangannya di Yogyakarta, Sabtu, longsoran awan panas terjadi pada pukul 06:46 WIB dengan amplitudo 25 mm selama 78 detik. “Jarak terbangnya 800 meter ke arah tenggara,” katanya.

Sebelumnya, pada 25 Juni 2021, tiga awan panas Merapi juga meluncur 3 km tenggara dengan kepulan asap 1000 meter di atas puncak. Awan panas guguran menyebabkan hujan abu di beberapa wilayah sektor tenggara Gunung Merapi.

Selama pengamatan Sabtu (26.06) pukul 00.00 hingga 06.00 WIB, longsoran lava pijar teramati sebanyak tujuh kali, meluncur dari Gunung Merapi hingga jarak maksimum 1.100 meter ke arah barat daya.

Gunung berapi aktif juga mencatat 69 longsoran dengan amplitudo 3-30 mm dalam 10-106 detik, dua kali gempa hembusan dengan amplitudo 8-9 mm selama 19-20 detik, gempa multifase 5 kali lipat dengan amplitudo 3 -23mm. dalam waktu 5-8 detik, serta dua kali gempa vulkanik dangkal dengan amplitudo 20-45 mm selama 12-16 detik.

Hingga saat ini, BPPTKG masih mempertahankan status Gunung Merapi pada level III atau siaga.

Jatuhnya lahar dan awan panas Gunung Merapi diperkirakan akan berdampak pada sektor selatan-barat daya, yang meliputi sungai Zheltaya, Boyong, Bedog, Krasak, Bebeng dan Putih.

Saat erupsi terjadi, erupsi material vulkanik dari Gunung Merapi diperkirakan mencapai area dalam radius tiga kilometer dari puncak gunung, kata Hanik Humayda.

Artikel sebelumyaPointe meminta untuk tidak meredakan perang terhadap narkoba meskipun ada pandemi
Artikel berikutnyaAnggota DPR berterima kasih kepada Wakapolres Jakarta Selatan karena menyelamatkan warga dari COVID-19