Beranda News Coarmada I mengerahkan 5 KRI untuk membantu mengatasi pandemi pesisir

Coarmada I mengerahkan 5 KRI untuk membantu mengatasi pandemi pesisir

Batam (ANTARA) – Sebagai bagian dari TNI Angkatan Laut, Coarmada I mengerahkan lima kapal perang untuk membantu mengatasi pandemi COVID-19 di pulau-pulau terpencil yang kekurangan fasilitas kesehatan.

Lima kapal perang yakni KRI Semarang (SMR) -594, KRI Beladau (BLD) -643, KRI Surik (SUR) -645, KRI Siwar (SWR) -646 dan KRI Parang (PAR) -647, berlayar di perairan Dabo Singkep. Provinsi Kepulauan Riau melakukan razia vaksinasi, penyaluran bansos dan pengisian tabung oksigen medis bagi masyarakat bahari di Kepulauan Kabupaten Lingg, Kamis.

Jajaran TNI AL di seluruh Indonesia telah diperintahkan untuk serentak, masif dan berkesinambungan melakukan berbagai kegiatan penanggulangan, pengendalian dan pencegahan penularan COVID-19, kata Panglima Komando Angkatan Darat I (Pangkoarmada I), Laksamana TNI Arsyad Abdullah. . …

Kegiatan ini bertujuan agar 1.000 warga mendapatkan suntikan vaksin COVID-19 sebagai bagian dari kegiatan ini, dengan petugas vaksin TNI Angkatan Laut bekerjasama dengan TNI-Polri dan pemerintah daerah setempat.

TNI AL juga menyalurkan bantuan sosial berupa 1.000 paket sembako kepada masyarakat yang terdampak pandemi COVID-19, serta bantuan pengisian bahan bakar 100 tabung oksigen atau sekitar 200.000 liter oksigen medis di Kepulauan Selayar dan Singkep.

“Sebagai sarana pertahanan negara di laut, Coarmada I sebagai kota penguasa harus mampu menjaga kesiagaan personel dan material serta alutsista agar siap menghadapi keadaan yang tidak terduga,” kata Pangkoarmada I.

Coarmada I saat ini sedang melakukan latihan tingkat L-3 dengan tujuan untuk membangun kekuatan dan kemampuan unsur-unsurnya untuk menjaga profesionalisme prajurit dan kewaspadaan Alucista Coarmada I.

Pihaknya sengaja memilih TPA di perairan Kepulauan Riau dan Laut Natuna Selatan untuk melakukan razia vaksinasi di Kepulauan Lingga karena persentase masyarakat yang divaksin di sana masih di bawah 75 persen.

“Dalam kegiatan pelatihan di tengah pandemi ini, Coarmada I terus berupaya mendukung program pemerintah untuk mencegah dan mengendalikan wabah COVID-19 dengan melakukan serangan vaksinasi angkatan laut di area pelatihan sebagai bentuk operasi militer. di luar perang,” katanya.

Coarmada I terus mengembangkan kekuatan dan kapabilitas unsur-unsurnya dalam rangka menjaga profesionalisme prajurit dan kesiapan tempur dasar pertahanannya dalam menghadapi pandemi COVID-19 yang masih ditangani oleh pemerintah.

Bentuk dukungan TNI AL kepada pemerintah dalam memerangi COVID-19 adalah dengan mengerahkan unit speedboat Coarmada I untuk melakukan latihan di 4 unit KRI (BLD, SUR, SWR dan PAR) yang dipersenjatai dan didukung oleh KRI. SMR-594 sebagai kapal asal Penyakit ini mengikuti vaksinasi mandala selama latihan.

Pengerahan personel, sarana dan prasarana, serta alutsista TNI AL dalam rangka pelaksanaan program pemerintah mengatasi pandemi Covid-19 ini merupakan arahan dari Panglima TNI AL dalam hal ini Kepala Staf Angkatan Laut. , Laksamana TNI. Yudo Margono, kata Pangkoarmada I.

Berbagai kegiatan yang dilakukan TNI AL untuk mendukung penanggulangan COVID-19 antara lain 3 T (testing, tracking and treatment), donor darah konvalesen, vaksinasi, bantuan oksigen, dan penyaluran bansos kepada masyarakat yang terdampak COVID-19. pandemi mulai 23 Juni 2021.

Artikel sebelumyaJajak pendapat Voxpopuli: Selektivitas PSI mencapai 5 persen
Artikel berikutnyaJB debut album solo "SOMO: ASAP" dan lagunya "omong-omong"