Beranda News Charta Politica: Masyarakat Indonesia Puas dengan Penampilan Jokovi Maruf

Charta Politica: Masyarakat Indonesia Puas dengan Penampilan Jokovi Maruf

62,4% menyatakan puas dan 34,1% menyatakan tidak puas.

Jakarta (ANTARA) – Direktur Eksekutif Charta Politica Indonesia Yunarto Vijaya mengatakan masyarakat Indonesia puas dengan kinerja pemerintahan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Ma’ruf Amin dalam jajak pendapat yang dilakukan selama Juli 2021.

“Saat diuji dengan pertanyaan umum tentang bagaimana kinerja pemerintahan Joko Widodo dan Ma’ruf Amin, 62,4 persen menyatakan puas dan 34,1 persen menyatakan tidak puas. Sisanya 3,5 persen tidak menjawab,” kata Yunarto dalam konferensi pers pribadi secara online di Jakarta, Kamis.

Charta Politica Indonesia melakukan kajian nasional untuk menilai peta politik politik selama pandemi. Pengumpulan data dilakukan pada tanggal 12-20 Juli 2021 melalui wawancara pribadi menggunakan kuesioner terstruktur.

Jumlah sampel sebanyak 1200 responden yang tersebar di 34 provinsi. Survei ini menggunakan multistage random sampling atau stratified random sampling dengan margin of error sekitar 2,83 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen. Usia minimum responden adalah 17 tahun atau memenuhi syarat untuk memilih.

Yunarto menjelaskan, berdasarkan sebaran geografis responden, tingkat kepuasan tertinggi berada di Jawa Tengah, JI Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Nusa Tenggara Barat (NTB). Sedangkan tingkat kepuasan terendah terdapat di Maluku, Papua, Kalimantan dan Sumatera.

“Tingkat kepuasan secara umum stabil, namun beberapa periode mengalami penurunan dibandingkan beberapa survei yang dilakukan sejak Februari 2020,” kata Junarto.

Menurut Yunarto dalam survei tersebut, 31,5 persen responden menjawab bahwa perang melawan pandemi COVID-19 adalah masalah paling mendasar yang perlu ditangani pemerintahan Jokovi Marufa. Disusul dengan harga kebutuhan pokok sebesar 22,1 persen dan kesulitan mencari pekerjaan sebesar 11,9 persen.

Selain itu, 65,9% responden menilai situasi ekonomi Indonesia saat ini sangat buruk, dan 31,7% baik.

Artikel sebelumyaPangdam Brawijaya melacak serangan vaksinasi yang menargetkan ribuan orang
Artikel berikutnyaMuhaimin: vaksinasi adalah satu-satunya cara untuk mengatasi pandemi