Beranda Hukum Bupati Cianjur: Sanksi Ketat Bagi Pelanggar ASN PE PPKM

Bupati Cianjur: Sanksi Ketat Bagi Pelanggar ASN PE PPKM

Chianzhur (ANTARA) – Bupati Chianzhur, Herman Suherman, menertibkan ASN yang menggelar resepsi pernikahan besar-besaran dengan menggunakan organ satu-satunya di Kabupaten Chibeber.

“Selain dijatuhi pidana ringan karena melanggar aturan luar biasa PPKM, ASN yang bekerja sebagai pendidik juga akan dikenakan tindakan disiplin. Kami perintahkan inspektorat daerah untuk memanggilnya,” kata Herman saat dihubungi di Cianjur. Jawa Barat, Minggu.

Ditegaskannya, ASN seharusnya bisa menjadi contoh yang baik bagi masyarakat selama pelaksanaan PPKM darurat, sebagai upaya memutus dan menekan mata rantai penularan COVID-19, bukan sebaliknya melakukan resepsi di tengah-tengah masyarakat. sebuah upaya kolaboratif untuk mencegah terjadinya crowding, sehingga dapat menjadi contoh yang buruk di masyarakat.

Ia berharap pada masa darurat PPKM, seluruh ASN di Cianjur dapat menjadi contoh yang baik bagi masyarakat bahkan perlu menjadi ujung tombak dalam menegakkan disiplin yang telah ditetapkan pemerintah agar dapat ditegakkan dan ditaati oleh masyarakat. “Saya sangat kecewa dengan adanya ASN yang sengaja melanggar peraturan pemerintah,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua DPRD Cianjur, Ganjar Ramadhan, mengaku sangat kecewa dengan pelanggaran yang dilakukan para instruktur ASN yang seharusnya lebih mengetahui aturan saat PPKM darurat. Bahkan Bupati Qianzhura mengeluarkan larangan resepsi besar-besaran disertai hiburan satu organ, hanya keluarga mempelai wanita yang boleh menghadiri resepsi pada saat PPKM darurat.

“Seharusnya dikenakan sanksi tegas, bukan hanya kejahatan kecil-kecilan. Jangan sampai warga iri bila yang melanggar ASN tidak ditindak tegas. Saya mengimbau kepada yang bersangkutan untuk mendapatkan saksi-saksi yang sesuai,” ujarnya.

Gugus tugas setempat telah dibubarkan, menurut staf pendidikan ASN di Kabupaten Sibber, yang mengadakan resepsi pernikahan skala besar untuk putra mereka, seperti resepsi pernikahan pra-pandemi. Semua tamu undangan dipulangkan, termasuk satu-satunya organ yang juga dipasang untuk hiburan.

Artikel sebelumyaBupati Buka Kebun Raya Gianyar
Artikel berikutnyaSelebriti dan tokoh masyarakat mengundang Anda ke kehidupan yang sederhana dan berkelanjutan