Beranda Hukum BPK Konfirmasi Tiga Saksi Lelang Proyek di Banjarnegar

BPK Konfirmasi Tiga Saksi Lelang Proyek di Banjarnegar

Jakarta (ANTARA) – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah memeriksa tiga saksi terkait proses tender proyek infrastruktur di Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah.

Mereka diperiksa dalam rangka penyidikan kasus dugaan korupsi, terlibat dalam persewaan, pengadaan atau persewaan dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Banjarnegar tahun 2017-2018 dan dititipkan.

“Hal ini telah dikonfirmasi antara lain mengenai proses lelang beberapa proyek infrastruktur di Regensi Banjarnegara dan penyitaan beberapa barang bukti, ketika tim penyidik ​​sebelumnya melakukan penggeledahan di beberapa lokasi di wilayah Banjarnegara,” kata Pj PKC. juru bicara Ali Fikri. keterangannya di Jakarta, Kamis.

Tiga saksi yakni Kepala Jalan PUPR Kabupaten Banjarnegar dan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 2017 dan 2018 Ark Al Fahmi diperiksa pada Rabu (25 Agustus).

Selain itu, pada Selasa (24/8), dua orang saksi diperiksa, yakni mantan Kepala Dinas PUPR Kabupaten Banjarnegara (Cadiz) Tatag Rochjadi dan Kepala Bidang Implementasi E-Government Diskominfo. Kabupaten Banjarnegara Verianto.

Pada Rabu (25 Agustus), PKC juga memanggil seorang saksi yaitu Manajer Pengembangan/Manajer ULP Banjarnegar 2015-2018. Joey Setiavana. Namun, PKC menerima informasi bahwa orang tersebut telah meninggal dunia.

Selama penyelidikan oleh Kabupaten Banjarnegar, PKC menetapkan tersangka dalam kasus tersebut.

Namun, PKC belum mengumumkan kronologi kasus dan nama tersangka.

Seperti kebijakan pimpinan PKC saat ini, publikasi berkas kasus dan individu yang ditetapkan sebagai tersangka akan dilakukan setelah tindakan penegakan diambil untuk menangkap atau menahan tersangka.

PKT menggeledah beberapa lokasi, seperti kantor Bupati Banjarnegar, rumah dinas Bupati Banjarnegar, dan rumah di Krandegan, Kabupaten Banjarnegara, Bupati Banjarnegar. Di tiga tempat, PKC mengumpulkan berbagai dokumen yang diduga terkait dengan kasus ini.

Selain itu, kantor PUPR Kabupaten Banjarnegar dan kantor PT Bumirejo Banjarnegar. Di dua lokasi ini, PKC mengamankan berbagai dokumen dan barang elektronik.

Kemudian kantor PT SW di Jalan Yasadivirya Penaruban, Kaligondang, Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah dan sebuah rumah di Jalan Dipokusumo, Desa Purbalingga Lor, Kecamatan Purbalingga, Kabupaten Purbalingga. Berbagai dokumen dan barang elektronik diperoleh dari dua lokasi tersebut.

Artikel sebelumyaBPIP menyebut ideologi transnasional sebagai tantangan bagi generasi milenial
Artikel berikutnyaBTS dan Meghan Thee Stallion akan merilis remix "Mentega"