Beranda Nusantara BMKG Bagikan 1.000 Paket Pelatihan Profesional Online untuk Generasi Milenial

BMKG Bagikan 1.000 Paket Pelatihan Profesional Online untuk Generasi Milenial

Paket modul pembelajaran ini disesuaikan dengan minat anak muda milenial yang biasanya tertarik untuk berbisnis, digital marketing, atau menjadi YouTuber.

Jakarta (ANTARA) – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyalurkan 1.000 paket pelatihan vokasi online bagi generasi milenial berkualitas sebagai kontribusi pengabdian masyarakat dalam rangka memperingati Hari Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (HMKG) ke-74 dan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas). Rapat Koordinasi) 2021

Kepala BMKG Dvikorita Karnawati mengatakan dalam keterangannya di Jakarta, Kamis, pembelajaran online menggunakan platform digital sejalan dengan himbauan pemerintah untuk mengurangi aktivitas di luar ruangan untuk melindungi diri dari risiko pandemi COVID-19.

“Situasi di masyarakat berada di tengah pandemi dan ekonomi yang bermasalah. Generasi muda milenial selain mendapatkan materi akademik, sangat membutuhkan keterampilan praktis yang dapat dipraktikkan guna memperoleh peluang bisnis dan upaya menghasilkan pendapatan,” ujarnya.

Dijelaskannya, pelatihan di platform digital ini juga bisa berlangsung di berbagai wilayah Indonesia. Anggota yang berminat mendaftar cukup menggunakan link atau barcode dari BMKG.

1.000 paket pelatihan profesional online untuk generasi muda milenial bertujuan untuk memberdayakan mereka untuk memperoleh keterampilan tambahan yang mudah diterapkan pada bisnis dan peluang pendapatan di tengah pandemi ini, katanya.

Dvikorita mengatakan, kegiatan tersebut akan didistribusikan ke lima sentra BMKG. Setiap pusat BMKG akan menerima 200 paket pelatihan online, yang akan dikirimkan sebagai link atau barcode sebagai akses untuk mengikuti pelatihan.

Paket belajar online ini menggunakan platform digital Vocasia.id. tersedia. Ada empat modul pelatihan yang dapat dipilih, salah satunya dapat diikuti secara online. Ada empat modul yang bisa dipilih, yaitu Tips Sukses Pemasaran Produk di Media Sosial, Wirausahawan Sukses, Pelatihan Video Editing, dan Tips Cara Menjadi Pembuat Konten Youtube atau YouTuber.

Paket modul pembelajaran ini disesuaikan dengan minat anak muda milenial yang biasanya tertarik untuk berbisnis, digital marketing, atau menjadi YouTuber.

Bagi peserta yang berminat mengikuti program Tips Sukses Pemasaran Produk Digital melalui Media Sosial, pembelajaran akan dilaksanakan selama 120 menit dengan pembicara Farid Subhan.

Sedangkan paket pelatihan “Tips Menjadi Pengusaha Sukses” dengan narasumber Farid Subhan akan berlangsung selama 428 menit. Modul materi pembelajaran bersifat online dan dapat dilakukan secara bertahap atau sekaligus, sehingga menyenangkan dan fleksibel bagi generasi muda milenial yang tertarik untuk menambah keterampilan.

Modul pelatihan video untuk mengajarkan keterampilan mengedit video disajikan. Materi tersebut memberikan kesempatan untuk belajar dalam rangka pelatihan “Tips bekerja dengan editor video dengan smartphone”.

Materi ajar populer lainnya untuk anak muda adalah modul pelatihan Tips Menjadi YouTuber. Banyaknya kisah sukses “youtuber” yang menghasilkan banyak uang menjadi insentif bagi kaum milenial untuk mempelajari materi ini.

Kedua modul paket pelatihan tersebut dilakukan masing-masing selama 120 menit dengan pembicara Ali Sanjani yang berlatih di area ini.

Materi pelatihan vokasi online ini mudah diikuti melalui platform digital, sehingga mudah diikuti dari mana saja, kapan saja, ujarnya.

Peserta yang berpartisipasi dalam pelatihan akan menerima “sertifikat elektronik” setelah selesai.

BMKG mengharapkan peserta mendapatkan keterampilan praktis yang mudah diterapkan untuk menjadi wirausahawan, memasarkan produk melalui media sosial, menjadi youtuber atau videografer.

“Selain itu, dapat menjadi peluang usaha dan penghasilan tambahan bagi generasi muda yang terampil, aktif dan kreatif. Kegiatan ini merupakan kontribusi nyata BMKG untuk membantu menciptakan generasi muda terampil yang akan mengawal Indonesia yang kuat dan berkembang” ujar Dvikorita Karnavati .
Interaksi dengan orang lain

Artikel sebelumyaBMKG temukan 35 titik api di Sumut
Artikel berikutnyaKebocoran "Ghostbusters: Kehidupan Setelah Kematian" diterbitkan kembali, jatuh tempo November 2021