Beranda Nusantara BKSD Yogyakarta bekerja sama dengan Badui dalam menangkap monyet di Gunung Kidul

BKSD Yogyakarta bekerja sama dengan Badui dalam menangkap monyet di Gunung Kidul

Gunung Kidul (ANTARA) – Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Yogyakarta bekerja sama dengan masyarakat Badui untuk menangkap kera ekor panjang yang meresahkan petani di Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, akibat rusaknya tanaman pangan di kawasan tersebut. bidang.

Penjaga Hutan Suaka Margasatwa Paliyan, Agus Sunarto di Gunung Kidul, Jumat mengatakan, DIY memiliki kuota 300 ekor kera, salah satunya di Gunung Kidul.

“Monyet ekor panjang di Gunung Kidul ini telah menyebar ke 12 kecamatan, yang sangat memprihatinkan petani karena merusak tanaman pangan siap panen,” kata Agus.

Populasi kera ekor panjang sebenarnya telah ditempatkan di habitat Suaka Margasatwa Paliyan. Namun, koloni tersebut menarik diri dan mengganggu hasil panen masyarakat, sehingga BKSDA Yogyakarta menangkap monyet-monyet tersebut untuk mengurangi populasinya.

“Setiap Palavia panen, kera ekor panjang ini keluar dari hutan untuk mencari makan dan mengganggu para petani. Di hutan itu sendiri banyak tanaman yang biasa dimakan monyet, tapi mungkin jumlahnya masih kurang. keluar dari hutan,” katanya.

Sementara itu, Bupati Gunung Kidul Sunaryanta mengatakan keberadaan kera ekor panjang juga penting, namun perlu dijaga populasinya, salah satunya dengan penjebakan. Partisipasi Badui diperlukan karena mereka memiliki keterampilan khusus untuk menangkap monyet tanpa menyakiti mereka.

“Salah satu anggota suku Badui yang tinggal di Gunung Kidul selama hampir dua minggu berhasil menangkap 70 ekor kera. Dalam proses penangkapan dengan jaring, kera terjerumus ke dalam perangkap jaring dan ditangkap dengan tangan kosong,” ujarnya. *

Artikel sebelumyaMenkominfo: Kerja Sama Pemerintah Pusat Daerah Kunci Bangun Infrastruktur TIK
Artikel berikutnyaKLHK menjelaskan alasan pengurangan luas PIPPIB 2021 Periode II