Beranda Nusantara Bencana alam pada bulan Agustus dipengaruhi oleh curah hujan dan kekeringan.

Bencana alam pada bulan Agustus dipengaruhi oleh curah hujan dan kekeringan.

Secara total, 155 bencana alam tercatat di BNPB.

Jakarta (ANTARA) – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan bencana alam yang melanda sejumlah wilayah pada Agustus 2021 disebabkan oleh curah hujan dan kekeringan.

“Selama Agustus, bencana hidrometeorologi terus mendominasi di Indonesia. Selama sebulan ini, BNPB mencatat total 155 bencana alam,” kata Pj Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi BNPB Abdul Muhari dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Sabtu. …

Berdasarkan peta sebaran bencana alam, kata Mukhari, hal utama yang harus dicermati adalah kesiapsiagaan wilayah terhadap bencana alam yang diakibatkan oleh berbagai fenomena alam yaitu hidrometeorologi basah dan kering.

Fenomena tersebut mempengaruhi dua provinsi di Kalimantan, yang terkena peristiwa hidrometeorologi basah atau hujan lebat, serta hidrometeorologi kering atau kekeringan, kata Mukhari.

“Fenomena ini menyebabkan banjir, serta kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang cukup sering terjadi di Provinsi Kalteng dan Kalsel,” ujarnya.

Banjir di Kalteng tercatat tujuh kali, kebakaran hutan dan lahan 11 kali, banjir Kalsel empat kali, serta kebakaran hutan dan lahan 10 kali.

Muhari berharap pemerintah daerah dapat mengambil langkah-langkah kesiapsiagaan masyarakat karena kemungkinan banjir, kebakaran hutan dan kebakaran lahan di suatu provinsi tergantung pada karakteristik daerah tersebut.

Kesiapan yang dimaksud harus dinilai dari atas ke bawah, bahkan dari pusat hingga daerah. “Mari kita mulai dengan informasi tentang cuaca yang secara bersamaan dapat menimbulkan risiko banjir, banjir bandang dan tanah longsor, serta kebakaran hutan dan lahan,” ujarnya.

Pemerintah daerah akan mengomunikasikan informasi dan langkah-langkah kesiapsiagaan kepada lingkaran dan masyarakat administratif yang lebih kecil, kata Mukhari.

“Dari sini, kami berharap peringatan dini dapat ditindaklanjuti dengan tindakan segera atau tindakan awal… Tentunya hal ini membutuhkan informasi khusus tentang cuaca dari instansi terkait agar pemerintah daerah bisa lebih jelas memberikan rekomendasi kepada masyarakat, misalnya kapan, siapa dan kemana harus mengungsi,” ujarnya.

Artikel sebelumyaWarga Sigi diminta melakukan penghijauan untuk mencegah terulangnya banjir bandang
Artikel berikutnyaBencana pada Agustus 2021 menyebabkan lebih banyak kerusakan daripada tahun lalu