Beranda Hukum Bank Kalsel laporkan dugaan skimming ke Polda

Bank Kalsel laporkan dugaan skimming ke Polda

“Hari ini, kami akan segera meninjau laporan Bank Kalsel untuk dilakukan penyelidikan,” kata Kepala Subdit V Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Kalsel, Ricky B. Sialagan di Banjarmasin, Selasa. .

Banjarmasin (ANTARA) – Manajemen Bank Kalsel resmi melaporkan dugaan tindak pidana skimming ke Polda Kalsel setelah sejumlah nasabahnya melaporkan kehilangan dana di kartu debitnya.

“Hari ini, kami akan segera meninjau laporan Bank Kalsel untuk dilakukan penyelidikan,” kata Kepala Subdit V Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Kalsel, Ricky B. Sialagan di Banjarmasin, Selasa. .

Apakah hilangnya sejumlah dana nasabah di bank milik Pemprov Kalsel secara tiba-tiba pada Senin (1/8) itu karena skimming atau bentuk kejahatan lainnya, katanya.

Untuk itu perlu dilakukan penyelidikan terlebih dahulu untuk memastikan bahwa suatu perkara pidana benar-benar terjadi guna memperjelas perkara tersebut.

Namun, jika memang benar terjadi kejahatan skimming terhadap klien, Ricky menjelaskan ada beberapa pasal yang bisa diterapkan.

Diantaranya adalah Pasal 30 ayat (1), (2), (3) jo Pasal 46, ayat (1), (2), (3) dan/atau Pasal 31 jo Pasal 47 dan/atau Pasal 32 , paragraf 1). ), (2) jo Ayat (1), (2) Pasal 48 Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

Selain itu, dapat diterapkan pasal 362 dan/atau 363 KUHP alternatif.

“Jika terbukti di pengadilan, pelaku bisa diancam hukuman maksimal 8 tahun penjara dan denda maksimal Rp 3 miliar,” kata Riki atas nama Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Kalsel Kombes. Paulus Suchasto.

Diketahui, sejumlah nasabah Bank Kalsel melaporkan saldo tabungannya tiba-tiba berkurang. Mereka kemudian sibuk mengecek saldo tabungannya, baik melalui ATM maupun di cabang Kalsel terdekat.

Direktur Utama Bank Kalsel Hanawijaya memastikan telah mengambil langkah proaktif untuk menghentikan dugaan praktik skimming yang menimpa sejumlah nasabah.

“Kami bertanggung jawab penuh dan mengembalikan 100 persen saldo klien yang berkurang,” jelasnya.

Skimming adalah tindakan mencuri informasi kartu kredit atau debit dengan cara menyalin secara ilegal informasi yang terdapat pada strip magnetik kartu kredit atau debit ke dalam ATM.

Artikulli paraprakPolda Kalsel razia sabu seberat lebih dari 10 kg
Artikulli tjetërPolda Kaltara berhasil menangkap pelaku pencurian hasil tambak.