Beranda Nusantara Banjir hantam Kapuas Hulu – Kalimantan Barat, jalan nasional ditutup

Banjir hantam Kapuas Hulu – Kalimantan Barat, jalan nasional ditutup

Saat ini, konsumsi air masih meningkat dan jalan nasional menuju Hulu- Gurung tidak dapat diakses oleh kendaraan.

Putusibau, Kapuas Hulu (ANTARA) –

Sejumlah desa di empat kecamatan di Kabupaten Kapuas Hulu, Provinsi Kalimantan Barat, dilanda banjir yang mengakibatkan akses jalan nasional penghubung Pontianak-Putussibau, lebih spesifiknya, Desa Sejakhtera Mandiri, Kecamatan Hulu-Gurung. distrik.
“Banjir terjadi di empat kecamatan, termasuk di jalan nasional di kawasan Hulu Gurung, sebelumnya rombongan Wakil Bupati Kapuas Hulu yang sedang melakukan kunjungan kerja tidak bisa lewat karena banjirnya cukup dalam,” kata Bupati. kata. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kapuas Hulu Gunawan, di ANTARA, di Putusibau, ibu kota Kabupaten Kapuas Hulu, Rabu.
Ia menjelaskan, empat wilayah yang terdampak banjir adalah Kecamatan Silat Hulu, yakni Desa Landau Badai dan Desa Landau Randau, Kecamatan Hulu Gurung di Desa Tepuay, Desa Nanga Yen, Desa Sejakhtera Mandiri, Kecamatan Boyan Tanjung di Desa Betung. . , Desa dan Desa Tubang Jaya. Kecamatan Nanga Jama dan Pengkadan di Desa Jajang.
Menurut dia, banjir yang terjadi pada Rabu pagi (14/7) disebabkan hujan deras, sehingga sejumlah sungai di kawasan itu meluap dengan kedalaman banjir satu hingga dua meter.
“Saat ini konsumsi air masih meningkat dan jalan nasional menuju Hulu- Gurung belum bisa dilalui,” katanya.
Menurut dia, kelompok gabungan sudah menuju lokasi banjir, terutama di sepanjang jalan nasional. Petugas selain melakukan observasi juga membantu mengevakuasi korban banjir.
“Kami belum menerima laporan jumlah warga yang terdampak banjir, kami menunggu laporan dari kecamatan,” katanya.
Dia mengimbau masyarakat yang terkena dampak banjir untuk tidak panik, tetap waspada dan mengutamakan keselamatan.
“Kami juga menghimbau kepada seluruh masyarakat Kapuas Hulu untuk mewaspadai bencana alam, mengingat saat ini curah hujan sangat tinggi,” kata Gunawan.

Artikel sebelumyaWaspadai kemungkinan hujan lebat dan angin kencang di beberapa provinsi.
Artikel berikutnyaKualitas udara Yogyakarta membaik