Beranda Warganet Badai hantam dua wilayah Temanggung

Badai hantam dua wilayah Temanggung

Temanggung (ANTARA) – Angin kencang disertai hujan lebat melanda dua wilayah di Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah, yakni Kecamatan Temanggung dan Kandangan, menyebabkan sejumlah pohon tumbang dan beberapa rumah rusak.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Temanggung Toifur Hadi di Temanggung, Senin, mengatakan hujan lebat disertai angin kencang terjadi sekitar pukul 16.00 WIB.

Dikatakannya, angin topan melanda Desa Sidorejo, Desa Valitelon Utara, dan Desa Tlogorejo di kawasan Temangung. Kemudian di kecamatan Kandangan terjadi di desa Kedungumpul.

Toifur mengatakan, hujan dan angin menyebabkan pohon tumbang di beberapa tempat, termasuk di Jalan Khayam Wuruk, ketika sebuah pohon tumbang di sebuah restoran, menyebabkan kerusakan ringan pada atap bangunan.

Kemudian, di Jalan S. Kadar Maron, sebuah pohon tumbang menimpa beberapa gerobak PKL dan merusak tiang kabel telepon.

Di Jalan Lingkar Utara Maroon, pohon-pohon tumbang di tiga titik, menghalangi jalan dan menyebabkan kemacetan lalu lintas. Pohon tumbang juga menimpa kabel listrik. Badai tersebut juga menyebabkan menara antena pemancar TV Temanggung ambruk.

Di kawasan Cayogan, Desa Sidoregio, pohon tumbang menimpa atap rumah milik Sucardi (64) dan Ladillo (52). Banyan jatuh di garasi Widodo dan menabrak truk pikap yang sedang parkir.

Badai tersebut juga mengakibatkan kerusakan atap beberapa rumah di Desa Valitelon, Kecamatan Temanggung dan Desa Kedungumpul, Kabupaten Kandangan karena atap sirap hanyut.

Toifur mengatakan tim BPBD, bersama relawan dan masyarakat, memanjat sederet pohon tumbang.

Dia mengimbau masyarakat untuk selalu waspada terhadap angin topan, banjir, dan tanah longsor di musim kemarau ini. ***3***

Artikulli paraprakHerawati: Peneliti dan non-peneliti sebagai ekosistem penelitian
Artikulli tjetërDPBD Bogorsk mencatat 1283 bencana alam dalam setahun