Beranda Warganet 10 kelurahan di Kota Kupang-NTT masih zona merah COVID-19

10 kelurahan di Kota Kupang-NTT masih zona merah COVID-19

Ke-10 kecamatan yang masuk dalam zona merah COVId-19 tersebut merupakan kecamatan dengan jumlah kasus COVID-19 terbanyak di wilayah ini.

Kupang (ANTARA) – Pemerintah Kota Kupang Provinsi Nusa Tenggara Timur mengumumkan 10 kabupaten masih masuk dalam status zona merah COVID-19 karena memiliki lebih dari 10 kasus aktif COVID-19.

Dalam keterangan tertulis Kepala Seksi Protokol dan Komunikasi Kepala Sekretariat Kota Kupang yang diterima di Kupang, Jumat (17/9), disebutkan 10 kelurahan yang masuk zona merah COVId-19 tersebut merupakan kawasan dengan jumlah kasus COVID-19 tertinggi di wilayah ini.

Sebanyak 10 desa yang masuk zona merah dengan kasus positif aktif COVID-19 antara lain Desa Tuak Daun Mera (TDM), Desa Oebufu, Desa Oesapa.

Kemudian Desa Pasir Panjang, Desa Kayu Putih dan Desa Bello, Desa Kuanino dan Desa Kelapa Lima, Desa Fatululi dan Desa Sikumana.

Selain itu, ada 10 kabupaten di ibu kota provinsi NTT yang masuk dalam kategori zona coklat COVID-19 karena mencatat lebih dari 6-10 kasus COVID-19 aktif.

Sementara itu, terdapat 25 kelurahan berstatus zona kuning dengan lebih dari 1-5 kasus aktif COVID-19.

Pemerintah Kota Kupang juga menyebutkan enam kelurahan di kawasan itu telah ditetapkan sebagai zona hijau karena belum ada kasus positif infeksi COVID-19.

Keenam desa tersebut adalah Desa Airmata, Desa Bonipoi, Desa Lai lai Bisi Kopan, Desa Mantasi, Desa Manutapen, dan Desa Merdeka.

Wakil Wali Kota Kupang Hermanus Man mengingatkan warga sekitar agar selalu mematuhi protokol pencegahan COVID-19 untuk mencegah penyebaran COVID-19.

“Kami mengingatkan warga Kota Kupang bahwa kasus COVID-19 masih tinggi di daerah tersebut, sehingga protokol kesehatan harus tetap dipatuhi,” ujarnya.

Artikel sebelumyaRatusan warga mengungsi akibat banjir di Pulau Buru
Artikel berikutnyaTNI-Polri Bantu Perkuat Vaksinasi COVID-19 di Medan